Jumat, 10 April 2015

TASK 1 : EXERCISE 21 - 25

Exercise 21: Conditional Sentences (Page 97 - 98)
1.      Henry talks to his dog as if it understood him.
2.      If they had left the house earlier, they would not have been so late getting to the airport that they could not check their baggage.
3.      If I finish the dress before Saturday, I will give it to my sister for her birthday.
4.      If I had seen the movie, I would had you about it last night.
5.      Had bob not interfered in his sister’s marital problems, there would have been peace between them.
6.      He would give you the money if he had it.
7.      I wish they stopped making so much noise so that I could concentrate.
8.      She would call you immediately if she needed help.
9.      Had they arrived at the sale early, they would have found a better selection.
10.  We hope that you enjoyed the party last night.
11.  If you have enough time, please paint the chair before you leave.
12.  We could go for a drive if today were Saturday.
13.  If she wins the prize, it will be because she writes very well.
14.  Mike wished that the editors had permitted him to copy some of their material.
15.  Joel wishes that he had spent his vacation on the gulf coast next year.
16.  I will accept if they invite me to the party.
17.  If your mother buys that car for you, will you be happy.
18.  If he had decided earlier, he could have left on the afternoon flight.
19.  Had we known your address, we would have written you a letter.
20.  If the roofer doesn’t come soon, the rain will leak inside.
21.  Because rose did so poorly on the exam, she wishes that she studied harder last night.
22.  My dog always wakes me up if he hears strange noises.
23.  If you see marry today, please ask her to call me.
24.  If he gets the raise, it will be because he does a good job.
25.  The teacher will not accept our work if we turn it in late.
26.  Mrs. Wood always talks to her tenth-grade student as though they were adults.
27.  If he had left already, he would have called us.
28.  If they had known him, they would have talked to him.
29.  He would understand it if you explained it to him more slowly.
30.  I could understand the French teacher if she spoke more slowly.

Exercise 22: Used To (Page 99)
1.      I was used to eating at noon when I started school.
2.      He used to eating dinner at five o’clock.
3.      When I was young , I used to swimming every day.
4.      He used to liking her , but he doesn’t anymore.
5.      Don’t worry . Some day you will get used to speaking English.
6.      Alvaro can’t get used to studying.
7.      He used to dancing every night , but now he studies.
8.      Adam is used to sleeping late on weekends.
9.      Chieko is used to eating American food now.
10.  She finally got used to eating our food

Exercise 23: Would Rather (Page 101 - 102)
1.      We would rather stay home tonight. 
2.      Mr. Jones would rather had stayed home last night. 
3.      The policeman would rather work on Saturday than on Sunday. 
4.      Maria would rather that we studied more than we do. 
5.      George would rather not study tonight. 
6.      The photographer would rather have more light. 
7.      The photographer would rather that we stand closer together than we are standing. 
8.      Carmen would rather not cook for the entire family. 
9.      She would rather that you not arrived last night. 
10.  John would rather have slept than worked last night. 

Exercise 24 : Must / Should + Perfective (Page 105)
1.      Henri was deported for having an expired visa. He must have his visa renewed. 
2.      Juliette was absent for the first time yesterday, she should have been sick. 
3.      The photos are black. The X rays at the airport should have damage them. 
4.      Blanca got a parking ticket. She shouldn’t have parked in a reserved spot, since she had no permit. 
5.      Carmencita did very well on the exam. She must have studied very hard. 
6.      Jeanette did very badly on the exam. She must not have studied harder. 
7.      German called us as soon as his wife had her baby. He should have been very proud. 
8.      Eve had to pas $5.00 because she wrote a bad check. She must not have deposited her money before she wrote a check. 
9.      John isn’t here yet. He must have forgotten about our meeting. 
10.  Alexis failed the exam. He must not have studied enough.

Exercise 25 : Modals + Perfective (Page 105-106)
1.      If I had a bicycle, I would ride it every day. 
2.      George would have gone on trip to Chicago if he had had time. 
3.      Marcela didn’t come to class yesterday. She may have had an accident. 
4.      John didn’t do his homework. So the teacher became very angry. John should have done his homework. 
5.      Sharon was supposed to be here at nine o’clock. She must have forgotten about our meeting. 
6.      Where do you think Juan is today ? I have no idea. He may have slept late. 
7.      George missed class today. He might have had an accident. 
8.      Robert arrived without his book. He could have lost it. 
9.      Thomas received a warning for speeding. He shouldn’t have driven so fast. 
10.  Henry’s car stopped on the highway. It may have run out of gas. 

Kamis, 09 April 2015

WHY I CHOSE A MANAGEMENT ?

I chose the University of management is not limited to only desire gunadarma. But because it is based on the information I get that the Department of management at the University of gunadarma has accreditation A so that all graduates would be safe for the future in the job search. In addition to the accreditation A, because I chose the Department of Management as well as learn about planning, organizing, decision making and  learn about responsibility in the management of a company or organization.

Minggu, 30 November 2014

KASUS KEJAHATAN LINGKUNGAN KORPORASI DI INDONESIA


Kejahatan Lingkungan adalah kejahatan yang dilakukan oleh orang atau kelompok atau Badan Hukum yang bersifat merusak dan mencemari lingkungan. Dalam kacamata kriminologi, kejahatan lingkungan memiliki perbedaan dengan kejahatan konvensional. Ciri utama dari kejahatan ini adalah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan (korporasi) dalam menjalankan usahanya.

Banyak kasus mengenai kejahatan lingkungan yang terjadi di Indonesia, yang seharusnya layak mendapatkan perhatian kita semua. Kita bisa melihat contoh lain pada kasus lumpur panas oleh Lapindo Brantas Inc, PT Newmont di Buyat Sultra dan NTB, dan kasus PT Freeport di Papua. Kasus di atas adalah contoh dari sekian banyak kasus-kasus kejahatan lingkungan yang terjadi di Indonesia. Selain dari kasus diatas, juga terdapat kasus-kasus lain seperti yang terjadi di Kalimantan Selatan, oleh PT. Galuh Cempaka.

Pencemaran yang dilakukan oleh PT. Galuh Cempaka tersebut mengakibatkan tingkat keasaaman air sungai mencapai ph 2,97. Hal ini sangat bertentangan dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan, yaitu tingkat ph normal air sungai sebesar 6 hingga 9 ph. Selain itu efek dari penambangan tersebut mengancam ketahanan pangan dikota Banjarbaru. Lumbung padi kota banjarbaru terancam dengan aktivitas penambangan PT Galuh Cempaka. Dampak lingkungan ini juga menuruni fungsi sungai sebagai pengatur tata air, minimal pada tiga sungai di kelurahan palam. Penyebabnya tak lain pengelolaan tambang yang carut marut dimana perencanaan pertambangan tidak mengakomodir kepentingan masyarakat sekitar dan terkesan arogan.

Setelah ditelusuri ternyata dokumen AMDAL yang dibuat PT Galuh Cempaka cacat hukum. Dengan kata lain dokumen amdal hanya sebagai persyaratan administrasi belaka. Dampak langsung yang terjadi adalah penurunan kualitas air hal ini terlihat dari ikan-ikan yang mati, tidak mengalirnya air secara normal bahkan dua sungai tidak berfungsi. Belum lagi genangan air banjir yang mengakibatkan terendamnya ribuan hektar sawah masyarakat yang berakibat pada keterlambatan panen. Jika hal ini terus dibiarkan dapat mengakibatkan penurunan kualitas air yang akan mengancam kepunahan biota air.

Masalah ini dianggap sebagai kejahatan korporasi lingkungan karena sudah melanggar UU yang telah ditetapkan, yaitu UU No 23 Tahun 1997, Tentang pengelolaan Lingkungan Hidup, Bab VI Pasal 20 ayat 1 “Tanpa suatu keputusan izin, setiap orang dilarang melakukan pembuangan limbah ke media lingkungan hidup. Permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh perusahaan PT Galuh Cempaka seakan menjadi benalu yang menguras sumber kekayaan alam, dan sekaligus memberikan dampak kerusakan bagi lingkungan yang akhirnya akan memberikan kerugian yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat di Indonesia.

Dalam menangani permasalahan ini, tentu peran pemerintah sangat dibutuhkan. Karena dalam karakteristik kejahatan lingkungan, pembuktian apakah suatu perusahaan melakukan kejahatan atau tidak hanya bisa dilakukan oleh Pemerintah atau Badan Hukum yang bersangkutan. Selain itu, sosialisasi tentang kejahatan lingkungan akan lebih baik apabila ada inisiatif dari Pemerintah untuk mengadakan penigkatan pengenalan mengenai kejahatan-kejahatan seperti apa saja yang bisa dikatakan sebagai kejahatan lingkungan.

Masalah kejahatan lingkungan adalah masalah kita bersama. Masalah ini tidak akan pernah selesai tanpa ada inisiatif dari kita semua untuk menanggulanginya. Sebagai individu ataupun masyarakat, kita juga memiliki kewajiban untuk menjaga lingkungan kita. Lebih baik kita siaga sejak dini daripada baru akan menyadarinya saat berbagai masalah yang baru muncul akibat pencemaran lingkungan.


Minggu, 16 November 2014

ANALISIS PELANGGARAN ETIKA BISNIS

Contoh Kasus Minyak Angin Aromatherapy ( Fresh Care dan V-Fresh )
Iklan merupakan media yang sering digunakan untuk mempromosikan suatu produk, iklan juga terkadang dijadikan sebagai sarana persaingan antara beberapa produk. Iklan yang telah melanggar Stakeholder atau tidak beretika yang sering kita lihat sehari-hari adalah iklan suatu produk yang satu dengan produk saingannya. Dalam iklan Fresh Care yang memberikan cara penggunaannya 8 kali oles . Lalu muncullah produk sejenis setelah Fresh Care yaitu V - Fresh dengan membalas cukup 3 kali oles yang seolah – olah lebih unggul dan lebih irit, maksudnya disini produk V - Fresh merendahkan produk Fresh Care dengan sistem kerja menghilangkan rasa pegal pada olesan . Kedua produk ini merupakan produk kesehatan yang dapat menyegarkan, untuk meringankan sakit kepala, meredakan perut kembung, masuk angin, mabuk perjalanan, meringankan gejala flu dan lain-lain.  
Jadi persaingan seperti ini jangan terjadi, yang seolah-olah V - Fresh lebih unggul dan irit dari pada Fresh Care, seharusnya iklan tersebut jangan meniru tetapi saling mendukung. Namun ada sebagian orang tidak peduli akan adanya iklan tapi lebih mengutamakan kualitas produk. Kualitas produk memang sangat penting bagi semua orang dan iklan hanyalah sebagai pemberi informasi tentang produk tersebut. Dalam kasus seperti ini jelas akan ada yang dirugikan , entah dari produk yang direndahkan atau disindir seperti Fresh Care. Namun bukan hanya Fresh Care yang di rugikan , V – Fresh juga bisa dirugikan karena dengan menyindir produk pesaingnya membuat produk mereka terlihat buruk di mata konsumen jelas ini melanggar hukum dengan saling bersaing dengan cara yang tidak sehat.

Saran untuk kasus ini :
Seharusnya iklan tidak boleh dengan sengaja meniru iklan produk pesaing sedemikian rupa sehingga dapat merendahkan produk pesaing, ataupun menyesatkan atau membingungkan khalayak. Karena dengan merendahkan dan saling menjatuhkan malah membuat produk tersebut tidak dipercaya dan akan terlihat buruk dimata konsumen. Jadi bersainglah secara sehat, bukan nya bersaing dengan cara mencela pihak lain karena itu sudah melanggar peraturan periklanan dunia.


Sabtu, 18 Oktober 2014

TUGAS SOFTSKILL REVIEW JURNAL

JURNAL 1

Judul                                       : 
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pada V Salon Jl. Osamaliki No.78 Salatiga)

Nama Peneliti                          : Novita Rinanda

Tahun                                      : 2013

Tempat Penelitian                   : V-Salon

Varibel yang diteliti                : service quality and costumer loyalty

Hasil penelitian                       :
Kualitas pelayanan merupakan tingkat kondisi baik buruknya pelayanan jasa yang diberikan oleh V-salon dalam rangka memberikan pelayanan yang berkualitas. Kualitas pelanggan berkaitan erat dengan kepuasan pelanggan. Kualitas pelayanan memberikan dorongan khusus bagi para pelanggan untuk menjalin ikatan relas saling menguntungkan dalan jangka panjang dengan perusahaan (Sari 2011). Ikatan emosional semacam ini memungkinkan perusahaan untuk memahami dengan seksama harapan dan kebutuhan spesifik pelanggan.
Dalam menghadapi persaingan yang ketat di dunia usaha , V-Salon Salatiga harus memperhatikan kualitas pelayanan sehingga dapat membuat konsumen menjadi loyal untuk datang kembali dan menggunakan jasa V-Salon Salatiga. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan pada V-Salon Salatiga.
Populasi penelitian ini adalah pelanggan pada V-Salon Salatiga. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan analisis regresi.
Kualitas pelayanan V-Salon yang bagus dan sesuai dengan keinginan konsumen mempengaruhi keputusan konsumen untuk terus menggunakan jasa V-Salon dengan harapan untuk mempercantik diri sehingga konsumen menjadi lebih percaya diri dengan penampilannya yang sekarang setelah keluar dari V-Salon Salatiga. Rata-rata pelanggan V-Salon akan terus datang kembali ke V-Salon karena kualitas layanan yang diberikan oleh V-Salon selalu memuaskan, ini yang membuat pelanggan V-Salon menjadi loyal.


JURNAL 2

Judul                                       : 
Analisis Pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT Pertamina Gas Area JBB Distrik Cilamaya Bagi Mayarakat

Nama Peneliti                          : Linda Devis May

Tahun                                      : 2012

Tempat Penelitian                   : PT PERTAMINA GAS AREA JBB DISTRIK CILAMAYA

Varibel yang diteliti                : Corporate Social Responsibility

Hasil penelitian                       :
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT Pertamina Gas Area JBB Distrik Cilamaya penelitian menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada responden yang daerah tempat tinggalnya terdekat dengan wilayah operasi PT Pertamina Gas Area JBB Distrik Cilamaya tepatnya pada dusun Tanggul Pertamina dan dusun Karang Anyar sebanyak 158 responden, diperoleh nilai skor rata-rata 540,28 artinya responden menyatakan baik/setuju terhadap pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT Pertamina Gas Area JBB Distrik Cilamaya bagi masyarakat. Meskipun masih ada beberapa program yang dalam pelaksanaannya dinyatakan cukup baik/ragu-ragu. Dari beberapa program yang telah dilaksanakan, responden menyatakan sangat setuju terhadap bantuan pendirian sarana pendidikan dengan mendapatkan skor tertinggi sebesar 670, sedangkan responden menyatakan ragu-ragu terhadap penghijauan telah membuat lingkungan menjadi lebih sejuk dengan mendapatkan skor terendah sebesar 439.
Pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT Pertamina Gas Area JBB Distrik Cilamaya telah dilakukan secara terorganisir artinya telah terencana dan terstruktur dengan baik. Namun pelaksanaan CSR masih belum maksimal karena belum dilakukan oleh bagian khusus untuk menangani program CSR , karena sampai saat ini pelaksanaan program CSR masih dilakukan oleh pekerja dari fungsi operasi.


JURNAL 3

Judul                                       : 
Pengaruh Kepuasan Atas Kualitas Pelayanan Dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Nasabah PT Bank Mandiri Tbk Cabang Muaro Padang

Nama Peneliti                          : Deby Meigy Arzena

Tahun                                      : 2012

Tempat Penelitian                   : PT Bank Mandiri Cabang Muaro Padang

Varibel yang diteliti                : Kepuasan atas kualitas pelayanan, kepercayaan , loyalitas

Hasil penelitian                       :
Kepuasan pelanggan memegang peranan yang sangat penting guna menjamin kelangsungan hidup suatu usaha terutama perusahaan bergerak dibidang jasa. Selain kepuasan pelanggan yang perlu diperhatikan lagi adalah kepercayaa pelanggan. Kepecayaan merupakan suatu kondisi ketika salah satu pihak yang terlibat dalam proses pertukaran yakin dengan kehandalan dan integritas pihak yang lain (Morgan dan Hunt).
Persaingan memperebutkan nasabah bank sangat ketat. Dengan jumlah bank dan kantor cabang yang banyak dan produk yang ditawarkan bank beragam, kualitas pelayanan dan kepercayaan memang sangat penting bagi bank untuk mempertahankan nasabah atau mendapatkan nasabah baru. Walupun kualitas pelayanan dan kepercayaan sebuah bank dianggap berkualitas namun nasabahnya juga belum tentu loyal.
Populasi penelitian ini adalah siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel bila dipandang orang yang kebetulan ditemui cocok sebagai sumber data.
Berdasarkan  hasil analisis , kepuasan atas kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap nasabah PT Bank Mandiri Cabang Muaro Padang sedangkan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah PT Bank Mandiri Cabang Muaro Padang jadi untuk meningkatkan loyalitas nasabah dapat melalui peningkatan secara langsung kepercayaan nasabah.


Kamis, 10 Juli 2014

TUGAS 4 SOFTSKILL BAHASA INDONESIA (CURRICULUM VITAE)

CURRICULUM VITAE

I. PERSONAL DETAILS
Name                           : Septiara
Mailing Address         : Kemiri Muka street VII / 37 Depok 16428
Contact Number         : 081334477899
Place, Date of Birth    : Ngawi , September 22, 1993
Sex                              : Female
Marital Status              : Single
Religion                       : Islam
Nationality                  : Indonesian
II. EDUCATION DETAILS
1. 1999 – 2005 State Elementary School at Pela Mampang 07 Negeri Jakarta
2. 2005 – 2008 Junior High School at 124 Negeri Jakarta
3. 2008 – 2011 Senior High School at SMK 8 Negeri Jakarta
4. 2011 – 2015 University of Gunadarma
GPA = 3.02
III. ON THE JOB TRAINING / COURSE
Juny - August 2011 on the job training at PT. Jamsostek (Persero) Jakarta
January 2014 Catalog Online with Joomla Course at Gunadarma University
January 2014 Export Import Manajement Course at Gunadarma University
IV. COMPUTER ABILITY
Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Access, Microsoft Power Point, Myob, Visual Foxpro.
This is to state that above information is true and provided here by me, all in good faith.
Sincerely yours


(Septiara)
RIWAYAT HIDUP

I. KETERANGAN PRIBADI
Nama                           : Septiara
Alamat                        : Jl. Kemiri Muka VII / 37 Depok 16428
Nomor Kontak            : 081334477899
Tempat, tgl lahir          : Ngawi, 22 September 1993
Jenis Kelamin              : Perempuan
Status pernikahan        : Belum menikah
Agama                         : Islam
Kebangsaan                 : Indonesia
II. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
1. 1999 – 2005 SDN 07 Negeri Jakarta
2. 2005 – 2008 SMP 124 Negeri Jakarta
3. 2008 – 2011 SMK 8 Negeri Jakarta
4. 2011 – 2015 Universitas Gunadarma
IPK = 3.02
III. PENGALAMAN KERJA DAN KURSUS
Juni – Agustus 2011 magang di PT. Jamsostek (Persero) Jakarta
Januari 2014 Kursus Katalog Online di Universitas Gunadarma
Januari 2014 Kursus Ekspor Impor Manajemen di Universitas Gunadarma
IV. KEMAMPUAN KOMPUTER
Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Access, Microsoft Power Point, Myob, Visual Foxpro.
Saya menyatakan bahwa informasi di atas adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hormat saya


(Septiara)

Minggu, 08 Juni 2014

TUGAS 3 SOFTSKILL BAHASA INDONESIA (PUISI)

TUGAS :
bacakan puisi dari sastrawan terkenal misal chairil Anwar , Sapardidjoko Darmono .
Posting blog puisi dan link youtube .

link youtube : http://www.youtube.com/watch?v=U9aVNJecOVQ&feature=youtu.be

Membaca Tanda – Tanda (Karya Taufiq Ismail)
Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari kita
Ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas
tapi kini kita mulai merindukannya

Kita saksikan udara
abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau
yang semakin surut jadinya
Burung-burung kecil
tak lagi berkicau pagi hari

Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan hutan
Kita saksikan zat asam
didesak asam arang
dan karbon dioksid itu
menggilas paru-paru

Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air

Air mata
Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda?

Allah
Kami telah membaca gempa
Kami telah disapu banjir
Kami telah dihalau api dan hama
Kami telah dihujani abu dan batu

Allah
Ampuni dosa-dosa kami
Beri kami kearifan membaca
Seribu tanda-tanda
Karena ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari
Karena ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas
tapi kini kami mulai merindukannya.